Memeriksa Wahyu 13:8 dengan Yohanes 17:5: Apakah Bicara Hal yang Sama?
Memeriksa Wahyu 13:8 dengan Yohanes 17:5: Apakah Bicara Hal yang Sama?
Mengapa "Sejak Dunia Dijadikan" dan "Sebelum Dunia Ada" Bukanlah Istilah yang Sama
---
Abstrak
Dalam dialog antara Islam dan Kekristenan, sering kali muncul upaya menyamakan konsep-konsep yang secara permukaan tampak serupa, tetapi secara fundamental berbeda. Salah satu contoh yang paling sering muncul adalah penyamaan antara Wahyu 13:8 ("Anak Domba yang disembelih sejak dunia dijadikan") dengan Yohanes 17:5 ("kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada"). Keduanya memang berbicara tentang "dunia" dan tentang "masa sebelum dunia sekarang ini." Namun, artikel ini akan menunjukkan bahwa "sejak" (ἀπὸ) dan "sebelum" (πρὸ) adalah dua kata yang berbeda, yang menunjuk pada dua relasi waktu yang berbeda, dan yang pada akhirnya menunjuk pada dua realitas yang berbeda. Wahyu 13:8 berbicara tentang keputusan kekal Allah dalam Kristus yang berlaku sejak dunia dijadikan—yaitu sejak sejarah manusia dimulai. Yohanes 17:5 berbicara tentang kemuliaan kekal Kristus yang sudah ada sebelum dunia ada—yaitu dalam kekekalan itu sendiri. Ketika kedua ayat ini disamakan, terjadi kekacauan konseptual yang berujung pada penyamaan makna predestinasi dengan praeksistensi, penyamaan makna nabi dengan pelihat, dan pada akhirnya penyamaan Kristus dengan sekadar nabi. Artikel ini akan memeriksa kedua ayat ini secara eksegetis, menunjukkan perbedaannya, dan menjelaskan mengapa perbedaan ini bukanlah perbedaan kecil—tetapi perbedaan yang menentukan.
---
Pendahuluan: Mengapa Dua Ayat Ini Sering Disamakan?
1.1 Konteks Dialog Islam-Kristen
Dalam dialog antara Islam dan Kekristenan, sering kali muncul argumen seperti:
"Kristen sering mengklaim keberadaan Yesus yang sebelum dunia ada, tapi ini adalah Bahasa Profetik Idiomatik, yang terdapat dalam seluruh Alkitab, khususnya jika kita melihat pada Yoh 17:5 dan Wahyu 13:8"
Argumen ini biasanya didasarkan pada penyamaan antara:
Ayat Frasa Kunci
Wahyu 13:8 "Anak Domba yang disembelih sejak dunia dijadikan"
Yohanes 17:5 "Kemuliaan yang Kumiliki... sebelum dunia ada"
Kedua ayat ini memang berbicara tentang "dunia" dan tentang "masa sebelum dunia sekarang ini." Karena itu, banyak yang menyimpulkan bahwa keduanya bicara hal yang sama—yaitu bahwa Yesus sudah ada dan sudah ditetapkan sejak kekekalan.
1.2 Mengapa Penyamaan Ini Bermasalah?
Penyamaan ini bermasalah karena:
1. Kata yang berbeda — "sejak" (ἀπὸ) dan "sebelum" (πρὸ) adalah dua kata yang berbeda
2. Relasi waktu yang berbeda — "sejak" menunjuk pada titik awal, "sebelum" menunjuk pada masa sebelum titik awal
3. Realitas yang berbeda — yang satu berbicara tentang keputusan dalam sejarah, yang lain berbicara tentang kemuliaan dalam kekekalan
4. Implikasi yang berbeda — yang satu berbicara tentang penggenapan nubuat, yang lain berbicara tentang identitas Kristus
1.3 Tesis Artikel Ini
Artikel ini akan menunjukkan bahwa:
1. Wahyu 13:8 berbicara tentang keputusan kekal Allah yang berlaku sejak dunia dijadikan—yaitu sejak sejarah manusia dimulai.
2. Yohanes 17:5 berbicara tentang kemuliaan kekal Kristus yang sudah ada sebelum dunia ada—yaitu dalam kekekalan itu sendiri.
3. "Sejak" dan "sebelum" bukanlah kata yang sama — dan perbedaannya bukanlah perbedaan kecil.
4. Penyamaan kedua ayat ini mengarah pada penyamaan makna predestinasi dengan praeksistensi, penyamaan makna nabi dengan pelihat, dan pada akhirnya penyamaan Kristus dengan sekadar nabi.
5. Kesimpulan: Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 tidak bicara hal yang sama. Yang satu berbicara tentang keputusan dalam sejarah; yang lain berbicara tentang kemuliaan dalam kekekalan.
---
Bagian 1: Wahyu 13:8 — "Sejak Dunia Dijadikan"
1.1 Teks Asli
"Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih." (Wahyu 13:8)
Teks Yunani:
καὶ προσκυνήσουσιν αὐτὸν πάντες οἱ κατοικοῦντες ἐπὶ τῆς γῆς, οὗ οὐ γέγραπται τὸ ὄνομα αὐτοῦ ἐν τῷ βιβλίῳ τῆς ζωῆς τοῦ ἀρνίου τοῦ ἐσφαγμένου ἀπὸ καταβολῆς κόσμου.
Kata kunci: ἀπὸ (apo) = "sejak," "dari"
1.2 Analisis Kata "ἀπὸ" (Apo)
Aspek Penjelasan
Makna dasar "Sejak," "dari," "keluar dari"
Relasi waktu Menunjuk pada titik awal—bukan masa sebelum titik awal
Contoh penggunaan "Sejak kecil," "dari awal," "sejak dunia dijadikan"
Implikasi Ada titik di mana sesuatu dimulai—dan sesuatu itu berlanjut dari titik itu
Contoh dalam Alkitab:
· Matius 24:21: "Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang."
· Lukas 1:70: "Seperti yang dijanjikan-Nya sejak dahulu kala dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus."
· Kisah 3:21: "Yang telah sejak dahulu kala difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus."
Kesimpulan: Ἀπὸ menunjuk pada titik awal—bukan masa sebelum titik awal. Ketika Wahyu 13:8 berkata "sejak dunia dijadikan," ia menunjuk pada titik di mana dunia dijadikan—dan dari titik itu, sesuatu berlaku.
1.3 Apa yang "Sejak Dunia Dijadikan"?
Dalam Wahyu 13:8, yang "tertulis sejak dunia dijadikan" adalah nama orang-orang yang diselamatkan dalam kitab kehidupan Anak Domba.
Pertanyaan: Apakah ini berarti bahwa:
1. Nama-nama itu sudah ada sebelum dunia dijadikan? — Tidak. Ἀπὸ menunjuk pada titik awal—yaitu sejak dunia dijadikan.
2. Keputusan itu dibuat sebelum dunia dijadikan? — Secara teologis, ya—tetapi teks ini tidak mengatakan itu. Teks ini mengatakan bahwa sejak dunia dijadikan, nama-nama itu tertulis.
3. Apakah ini berbicara tentang predestinasi? — Ya, tetapi tentang predestinasi yang berlaku dalam sejarah—bukan tentang praeksistensi.
Kesimpulan: Wahyu 13:8 berbicara tentang keputusan kekal Allah yang berlaku sejak dunia dijadikan—yaitu sejak sejarah manusia dimulai. Fokusnya adalah pada penggenapan dalam sejarah—bukan pada keberadaan sebelum sejarah.
1.4 Konteks Wahyu 13:8
Wahyu 13 berbicara tentang binatang yang keluar dari laut—yaitu antikristus—dan tentang penyembahan yang diberikan kepadanya. Ayat 8 mengatakan bahwa orang-orang yang tidak diselamatkan akan menyembah binatang itu—yaitu mereka yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan.
Poin kunci: Wahyu 13:8 bukan tentang praeksistensi Kristus. Ini tentang keselamatan orang percaya—yang sejak dunia dijadikan telah tertulis dalam kitab kehidupan.
Perhatikan: Yang "disembelih sejak dunia dijadikan" adalah Anak Domba—yaitu Kristus. Tetapi penyembelihan-Nya terjadi dalam sejarah—di kayu salib, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus. Frasa "sejak dunia dijadikan" bukan berarti bahwa Kristus sudah disembelih sebelum dunia dijadikan—tetapi bahwa keputusan tentang penyembelihan-Nya berlaku sejak dunia dijadikan.
Kesimpulan: Wahyu 13:8 berbicara tentang keputusan kekal yang berlaku dalam sejarah—bukan tentang keberadaan kekal yang mendahului sejarah.
---
Bagian 2: Yohanes 17:5 — "Sebelum Dunia Ada"
2.1 Teks Asli
"Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada." (Yohanes 17:5)
Teks Yunani:
καὶ νῦν δόξασόν με σύ, πάτερ, παρὰ σεαυτῷ τῇ δόξῃ ᾗ εἶχον πρὸ τοῦ τὸν κόσμον εἶναι παρὰ σοί.
Kata kunci: πρὸ (pro) = "sebelum," "di hadapan"
2.2 Analisis Kata "πρὸ" (Pro)
Aspek Penjelasan
Makna dasar "Sebelum," "di hadapan," "lebih dahulu dari"
Relasi waktu Menunjuk pada masa sebelum titik tertentu
Contoh penggunaan "Sebelum Abraham," "sebelum dunia," "sebelum segala zaman"
Implikasi Ada masa di mana sesuatu sudah ada—sebelum sesuatu yang lain ada
Contoh dalam Alkitab:
· Yohanes 8:58: "Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." — πρὸ Abraham
· Yohanes 17:24: "Sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan." — πρὸ dunia
· Efesus 1:4: "Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan." — πρὸ dunia
· 1 Petrus 1:20: "Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan." — πρὸ dunia
Kesimpulan: Πρὸ menunjuk pada masa sebelum titik tertentu. Ketika Yohanes 17:5 berkata "sebelum dunia ada," ia menunjuk pada masa di mana Kristus sudah ada—yaitu sebelum dunia ada.
2.3 Apa yang "Sebelum Dunia Ada"?
Dalam Yohanes 17:5, yang "sebelum dunia ada" adalah kemuliaan Kristus—yaitu kemuliaan yang Ia miliki di hadirat Bapa.
Pertanyaan: Apakah ini berarti bahwa:
1. Kristus sudah ada sebelum dunia ada? — Ya. Πρὸ menunjuk pada masa sebelum dunia ada—dan Kristus sudah ada dalam masa itu.
2. Kristus memiliki kemuliaan sebelum dunia ada? — Ya. Ia memiliki kemuliaan itu—bukan diberi kemuliaan itu.
3. Apakah ini berbicara tentang praeksistensi Kristus? — Ya. Ini adalah pernyataan paling jelas tentang praeksistensi Kristus dalam Injil Yohanes.
Kesimpulan: Yohanes 17:5 berbicara tentang kemuliaan kekal Kristus yang sudah ada sebelum dunia ada—yaitu dalam kekekalan itu sendiri. Fokusnya adalah pada keberadaan Kristus sebelum sejarah—bukan pada penggenapan dalam sejarah.
2.4 Konteks Yohanes 17:5
Yohanes 17 adalah doa imam besar Yesus—doa yang Ia naikkan kepada Bapa sebelum Ia menuju salib. Dalam doa ini, Yesus meminta agar Bapa memuliakan Dia dengan kemuliaan yang Ia miliki sebelum dunia ada.
Poin kunci: Yohanes 17:5 bukan tentang keselamatan orang percaya. Ini tentang kemuliaan Kristus—yang sudah ada sebelum dunia ada.
Perhatikan: Yesus tidak berkata "kemuliaan yang telah ditetapkan bagiku sejak dunia dijadikan." Ia berkata "kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada." Ini adalah pernyataan tentang identitas Kristus—bukan tentang keputusan tentang keselamatan.
Kesimpulan: Yohanes 17:5 berbicara tentang kemuliaan kekal yang mendahului sejarah—bukan tentang keputusan kekal yang berlaku dalam sejarah.
---
Bagian 3: Perbedaan Fundamental antara "Sejak" dan "Sebelum"
3.1 Tabel Perbandingan
Aspek Wahyu 13:8 Yohanes 17:5
Kata Yunani ἀπὸ (apo) πρὸ (pro)
Makna "Sejak," "dari" "Sebelum," "di hadapan"
Relasi waktu Titik awal—dari titik itu Masa sebelum—sebelum titik itu
Fokus Penggenapan dalam sejarah Keberadaan sebelum sejarah
Subjek Nama orang percaya Kemuliaan Kristus
Konteks Keselamatan orang percaya Identitas Kristus
Implikasi Predestinasi berlaku dalam sejarah Praeksistensi Kristus dalam kekekalan
3.2 Mengapa Perbedaan Ini Penting?
Perbedaan antara ἀπὸ dan πρὸ bukanlah perbedaan kecil. Ini adalah perbedaan yang menentukan:
Jika Keduanya Sama Jika Keduanya Berbeda
Predestinasi = praeksistensi Predestinasi ≠ praeksistensi
Kita sudah ada sebelum dunia Hanya Kristus yang sudah ada sebelum dunia
Kristus hanya "ditetapkan" sejak dunia Kristus memiliki kemuliaan sebelum dunia
Kristus adalah nabi yang ditetapkan Kristus adalah Tuhan yang kekal
Tidak ada perbedaan dengan Islam Ada perbedaan fundamental dengan Islam
Kesimpulan: Perbedaan antara ἀπὸ dan πρὸ adalah perbedaan antara predestinasi dan praeksistensi—dan pada akhirnya, perbedaan antara Kristus sebagai nabi dan Kristus sebagai Tuhan.
3.3 Analogi Sederhana
Ilustrasi Ἀπὸ (Sejak) Πρὸ (Sebelum)
Rapat "Sejak rapat dimulai, saya hadir" "Sebelum rapat dimulai, saya sudah ada"
Pertandingan "Sejak pertandingan dimulai, saya bermain" "Sebelum pertandingan dimulai, saya sudah menjadi pemain"
Penciptaan "Sejak dunia dijadikan, nama itu tertulis" "Sebelum dunia ada, kemuliaan itu sudah ada"
Kesimpulan: Ἀπὸ menunjuk pada kehadiran dari titik awal; πρὸ menunjuk pada keberadaan sebelum titik awal. Keduanya berbeda.
---
Bagian 4: Konsekuensi Penyamaan Kedua Ayat
4.1 Penyamaan Predestinasi dengan Praeksistensi
Jika Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 disamakan, maka:
Salah Paham Akibat
Predestinasi = praeksistensi Kita membayangkan bahwa kita sudah ada sebelum dunia dijadikan
"Sejak dunia dijadikan" = "sebelum dunia ada" Kita menyamakan keputusan dalam sejarah dengan keberadaan sebelum sejarah
Nama kita "tertulis sebelum dunia" Kita membayangkan bahwa kita hadir di hadapan Allah sebelum dunia
Kita "menyetujui" pemilihan Kita membayangkan bahwa kita memilih sebelum ada
Kesimpulan: Penyamaan ini mengarah pada praeksistensi jiwa manusia—yang tidak diajarkan Alkitab.
4.2 Penyamaan Makna Nabi dengan Pelihat
Jika Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 disamakan, maka:
Salah Paham Akibat
Nabi = pelihat Kita menyamakan fungsi kenabian dengan penglihatan sebelum keberadaan
Nabi hanya "melihat" apa yang akan terjadi Kita menghilangkan dimensi penggenapan dalam sejarah
Nabi tidak perlu ada sebelum nubuat digenapi Kita menghilangkan praeksistensi Kristus
Kesimpulan: Penyamaan ini mengarah pada pengurangan makna kenabian—dari penggenapan nubuat menjadi penglihatan pasif.
4.3 Penyamaan Kristus dengan Sekadar Nabi
Jika Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 disamakan, maka:
Salah Paham Akibat
Kristus hanya "ditetapkan" sejak dunia Kita menghilangkan praeksistensi Kristus
Kristus tidak memiliki kemuliaan sebelum dunia Kita menghilangkan keilahian Kristus
Kristus hanya dipilih seperti nabi-nabi lain Kita menyamakan Kristus dengan nabi biasa
Kristus bukan Tuhan Kita menyangkal inti iman Kristen
Kesimpulan: Penyamaan ini mengarah pada penyamaan Kristus dengan sekadar nabi—dan pada akhirnya, penyangkalan terhadap keilahian Kristus.
4.4 Ringkasan Konsekuensi
Penyamaan Konsekuensi
Wahyu 13:8 = Yohanes 17:5 Predestinasi = praeksistensi
"Sejak" = "sebelum" Keputusan dalam sejarah = keberadaan sebelum sejarah
Kristus hanya "ditetapkan" Kristus bukan Tuhan
Kita "sudah ada" sebelum dunia Praeksistensi jiwa manusia
Nabi = pelihat Pengurangan makna kenabian
Kesimpulan: Penyamaan kedua ayat ini bukanlah penyamaan yang tidak berbahaya. Ini adalah pintu masuk menuju penyamaan yang lebih besar—yang pada akhirnya menyangkal keilahian Kristus.
---
Bagian 5: Mengapa "Sejak" dan "Sebelum" Berbeda?
5.1 Perbedaan dalam Relasi Waktu
Relasi Waktu Ἀπὸ (Sejak) Πρὸ (Sebelum)
Titik acuan Titik awal Masa sebelum titik awal
Arah Dari titik itu ke depan Dari titik itu ke belakang
Fokus Apa yang berlaku dari titik itu Apa yang ada sebelum titik itu
Implikasi Ada awal—dan sesuatu berlanjut Ada masa—dan sesuatu sudah ada
Kesimpulan: Ἀπὸ dan πρὸ menunjuk pada relasi waktu yang berbeda—dan karena itu, tidak bisa disamakan.
5.2 Perbedaan dalam Realitas yang Ditunjuk
Realitas Wahyu 13:8 Yohanes 17:5
Yang ditunjuk Nama orang percaya Kemuliaan Kristus
Sifat Keputusan Keberadaan
Dimensi Sejarah Kekekalan
Fokus Keselamatan Identitas
Kesimpulan: Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 menunjuk pada realitas yang berbeda—dan karena itu, tidak bisa disamakan.
5.3 Perbedaan dalam Implikasi Teologis
Implikasi Wahyu 13:8 Yohanes 17:5
Tentang predestinasi Predestinasi berlaku dalam sejarah —
Tentang praeksistensi — Praeksistensi Kristus dalam kekekalan
Tentang Kristus Kristus adalah Anak Domba yang disembelih Kristus adalah Tuhan yang kekal
Tentang keselamatan Keselamatan adalah anugerah Keselamatan adalah karya Kristus yang kekal
Kesimpulan: Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 memiliki implikasi teologis yang berbeda—dan karena itu, tidak bisa disamakan.
---
Bagian 6: Menjawab Keberatan
6.1 "Bukankah Keduanya Berbicara tentang Kekekalan?"
Jawaban:
Ya, keduanya menyentuh kekekalan—tetapi dengan cara yang berbeda:
Wahyu 13:8 Yohanes 17:5
Berbicara tentang keputusan yang dibuat dalam kekekalan Berbicara tentang keberadaan yang sudah ada dalam kekekalan
Keputusan itu berlaku sejak dunia dijadikan Keberadaan itu sudah ada sebelum dunia ada
Fokus: penggenapan dalam sejarah Fokus: identitas dalam kekekalan
Ἀπὸ — dari titik awal Πρὸ — sebelum titik awal
Kesimpulan: Keduanya menyentuh kekekalan—tetapi tidak dengan cara yang sama. Yang satu berbicara tentang keputusan kekal; yang lain berbicara tentang keberadaan kekal.
6.2 "Bukankah Yesus Juga Ditetapkan Sebelum Dunia?"
Jawaban:
Ya—tetapi dengan cara yang berbeda dari kita:
Kita Kristus
Kita dipilih di dalam Kristus sebelum dunia dijadikan (Efesus 1:4) Kristus memiliki kemuliaan sebelum dunia ada (Yohanes 17:5)
Kita tidak ada sebelum dunia Kristus sudah ada sebelum dunia
Kita dipilih dalam Kristus Kristus adalah yang memilih
Kita ditetapkan untuk menjadi serupa dengan Kristus Kristus adalah yang menetapkan
Kesimpulan: Kristus bukan hanya "ditetapkan" seperti kita. Kristus adalah yang menetapkan—karena Ia sudah ada sebelum dunia ada. Kita dipilih di dalam Dia—bukan karena kita sudah ada, tetapi karena Dia sudah ada.
6.3 "Bukankah Ini Perbedaan yang Tidak Penting?"
Jawaban:
Perbedaan ini sangat penting—karena:
1. Menentukan siapa Kristus — Apakah Ia Tuhan yang kekal, atau hanya nabi yang ditetapkan?
2. Menentukan apa itu keselamatan — Apakah keselamatan adalah karya Kristus yang kekal, atau hanya keputusan Allah?
3. Menentukan hubungan dengan Islam — Apakah Kristus sama dengan Isa, atau berbeda secara fundamental?
4. Menentukan inti iman Kristen — Apakah kita menyembah Tuhan yang menjadi manusia, atau hanya menghormati nabi?
Kesimpulan: Perbedaan ini bukan perbedaan kecil. Ini adalah perbedaan yang menentukan apakah kita masih beriman kepada Kristus yang alkitabiah—atau kepada "Yesus" yang lain.
---
Bagian 7: Kesimpulan
7.1 Ringkasan
Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 tidak bicara hal yang sama. Wahyu 13:8 berbicara tentang keputusan kekal Allah yang berlaku sejak dunia dijadikan—yaitu sejak sejarah manusia dimulai. Yohanes 17:5 berbicara tentang kemuliaan kekal Kristus yang sudah ada sebelum dunia ada—yaitu dalam kekekalan itu sendiri. Kata "sejak" (ἀπὸ) dan "sebelum" (πρὸ) adalah dua kata yang berbeda, yang menunjuk pada dua relasi waktu yang berbeda, dan yang pada akhirnya menunjuk pada dua realitas yang berbeda. Ketika kedua ayat ini disamakan, terjadi kekacauan konseptual yang berujung pada penyamaan predestinasi dengan praeksistensi, penyamaan makna nabi dengan pelihat, dan pada akhirnya penyamaan Kristus dengan sekadar nabi.
7.2 Poin-Poin Utama
Poin Penjelasan
Wahyu 13:8 Keputusan kekal yang berlaku sejak dunia dijadikan
Yohanes 17:5 Kemuliaan kekal yang sudah ada sebelum dunia ada
"Sejak" (ἀπὸ) Menunjuk pada titik awal—dari titik itu
"Sebelum" (πρὸ) Menunjuk pada masa sebelum—sebelum titik itu
Perbedaan Bukan perbedaan kecil—tetapi perbedaan yang menentukan
Konsekuensi penyamaan Predestinasi = praeksistensi; Kristus = nabi biasa
7.3 Kalimat Kunci
"Wahyu 13:8 dan Yohanes 17:5 tidak bicara hal yang sama. 'Sejak' dan 'sebelum' bukanlah kata yang sama. Yang satu berbicara tentang keputusan dalam sejarah; yang lain berbicara tentang kemuliaan dalam kekekalan. Ketika keduanya disamakan, kita tidak hanya salah memahami predestinasi—kita juga salah memahami siapa Kristus. Dan jika kita salah memahami siapa Kristus, kita tidak lagi beriman kepada Kristus yang alkitabiah."
---
Seruan Ibadah
---
Allah yang Kekal dan Mahatahu,
Yesus Kristus, Tuhan yang memiliki kemuliaan sebelum dunia ada,
Engkau tidak hanya "ditetapkan" sejak dunia dijadikan.
Engkau memiliki kemuliaan sebelum dunia ada.
Engkau tidak hanya "dipilih" seperti nabi-nabi.
Engkau adalah Tuhan yang kekal.
Ajarlah kami untuk membedakan
antara "sejak" dan "sebelum,"
antara keputusan dalam sejarah
dan keberadaan dalam kekekalan.
Jangan biarkan kami menyamakan
apa yang Engkau bedakan.
Jangan biarkan kami mengurangi
siapa Engkau sebenarnya.
Engkau adalah Anak Domba yang disembelih
sejak dunia dijadikan—
dan Engkau adalah Tuhan yang memiliki
kemuliaan sebelum dunia ada.
Kami menyembah Engkau,
bukan hanya sebagai nabi,
tetapi sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Kami menyerahkan hidup kami kepada-Mu,
bukan hanya sebagai pengajar,
tetapi sebagai Yang Mahakuasa.
Mar'ot Echad—Satu Allah, satu kasih, satu keselamatan di dalam Kristus.
Amin.
---
Soli Deo Gloria.
Komentar
Posting Komentar