Pendahuluan "Daun Ara" Manusia Modern: Ketika Prestasi, Agama, dan Teknologi Menjadi Tudung bagi Dosa Sejak manusia pertama jatuh dalam dosa, respons alaminya bukanlah pengakuan, melainkan upaya putus asa untuk menutupi. Dalam Kejadian 3, Adam dan Hawa menyematkan daun ara sebagai pelindung atas rasa malu mereka—simbol pertama dari kecenderungan manusia untuk menyembunyikan kegagalan moral di balik karya tangannya sendiri. Ribuan tahun kemudian, "daun ara" itu telah berevolusi menjadi bentuk-bentuk yang lebih canggih: prestasi yang gemilang, ritual agama yang sempurna, atau teknologi yang memberi ilusi kontrol. Di era di mana citra (image) sering lebih dihargai daripada integritas, manusia modern semakin terampil dalam seni menutupi dosa. Seorang eksekutif menyumbangkan miliaran untuk CSR sambil mengabaikan praktik eksploitasi di perusahaannya. Seorang aktivis gereja rajin beribadah tetapi memendam kebencian terhadap sesamanya. Seorang ilmuwan m...
Silahkan pilih dari Artikel atau Blog yang hendak dibaca. Blog terbanyak pembaca : apologetikaquest.blogspot.com Blog Artikel Trinitas : Mengenal Allah Tritunggal dalam Tiga Dimensi Blog Apologetika dalam Bahasa Indonesia : tanya-jawab--kristen.blogspot.com Blog Bible in Coding : alkitab-sebagai-kode.blogspot.com Blog Be-Do-Have : identitytolegacy.blogspot.com Blog The Dichotomized God : mencaripohonkehidupan.blogspot.com Blog The Sacred Science : sains-dan-gereja.blogspot.com Blog The Fallen Angel : thefallenangel-bene-elohim.blogspot.com Blog The Lost Transcendence : the-lost-transcendence.blogspot.com Daftar Urutan Artikel: 26. Trinitas mengganti gagasan awal ke-Tuhan-an ? 26. Ajaran Gnostisisme dan Mistikisme New Age 25. Antara Hukum dan Iman 24. Rejeki Menurut Alkitab 23. Kelahiran Baru, Status Anak Allah, Dan Risiko Penyimpangan Teologis 22. Benarkah Yesus mati “terkutuk” di salib 21. Yesus - Yahweh Shalom (2) 20. Shalom dan Beshalom 19. Pengangkatan / Rapture ...
Shalom dan Beshalom Kata "shalom" pertama kali muncul dalam Alkitab Ibrani (Perjanjian Lama) pada Kejadian 15:15. Ayat tersebut (Kejadian 15:15, TB) berbunyi: > "Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera (בְּשָׁלוֹם, beshalom); engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu." Penjelasan: 1. Konteks: Allah berjanji kepada Abraham (saat itu masih bernama Abram) bahwa keturunannya akan mengalami perbudakan di Mesir, tetapi Abraham sendiri akan meninggal dalam keadaan "shalom" (damai sejahtera, utuh, tanpa gangguan). 2. Kata "Shalom": Kata Ibrani שָׁלוֹם (shalom) memiliki makna luas, mencakup damai, kesejahteraan, keselamatan, dan kepenuhan hidup. Catatan Tambahan: - Kata "shalom" muncul berkali-kali dalam Alkitab, tetapi Kejadian 15:15 adalah yang pertama. - Dalam Perjanjian Baru, konsep "damai sejahtera" (Yunani: eirēnē) sering dikaitkan...
Komentar
Posting Komentar