Gnostik, PERBANDINGAN KANON,, Alkitab vs Nag Hammadi: Bagaimana Kitab Suci Dibentuk
PERBANDINGAN KANON GNOSTIK
Alkitab vs Nag Hammadi: Bagaimana Kitab Suci Dibentuk
Serial GNOSTIK, NAG HAMMADI: Penjelasan Rinci
ARTIKEL 3
---
I. Apa Itu "Kanon"?
Kanon (dari bahasa Yunani kanōn = "tongkat pengukur") berarti daftar resmi kitab yang diakui sebagai kitab suci.
· Kanon Protestan: 66 kitab (39 PL + 27 PB)
· Kanon Katolik: 73 kitab (46 PL + 27 PB)
· Kanon Ortodoks: 76–78 kitab (tergantung tradisi)
· Kanon Nag Hammadi: Tidak ada "kanon" resmi — ini kumpulan teks yang dikubur bersama
---
II. Perbandingan Struktur
Aspek Alkitab (PB) Nag Hammadi
Jumlah teks 27 kitab 13 codex, ~52 teks
Bahasa asli Yunani Yunani → Koptik
Penulis Diatribusikan ke rasul Anonim/pseudepigrafi
Proses kanonisasi Abad ke-2–4 M Tidak pernah dikanonkan
Status Resmi gereja Ditolak sebagai bidat
Penemuan Selalu dikenal Ditemukan 1945
Tujuan Liturgi + ajaran resmi Ajaran rahasia Gnostik
---
III. Kitab yang "Hampir Masuk" Kanon
Kitab Alasan Ditampilkan Alasan Ditolak
Didache Ajaran rasul, dipakai liturgi Tidak apostolik langsung
Surat Klemens Dihormati di Roma Terlalu lokal
Gembala Hermas Populer, visioner Terlalu baru
Injil Thomas Perkataan Yesus Gnostik, bukan naratif
Injil Petrus Narasi sengsara Doketisme
Apokalips Petrus Visi surga-neraka Dianggap tidak asli
Catatan: Injil Thomas bahkan sempat dibaca di beberapa gereja Mesir sebelum dinyatakan sesat.
---
IV. Kriteria Kanonisasi
Gereja mula-mula memakai beberapa kriteria:
1. Apostolik — ditulis oleh rasul atau murid langsung rasul.
2. Ortodoks — sesuai ajaran iman yang diwariskan.
3. Katolik — diterima luas oleh gereja di banyak tempat.
4. Liturgis — dipakai dalam ibadah.
5. Inspirasi ilahi — dianggap diilhami Roh Kudus.
Teks Nag Hammadi gagal di poin 1, 2, dan 3.
---
V. Perbandingan Isi Teologis
Doktrin Kanon PB Nag Hammadi
Tuhan pencipta Baik, satu Demiurge cacat / Monad tak terpahami
Materi Baik tapi rusak Buruk/penjara
Yesus Inkarnasi, mati, bangkit fisik Pembawa gnosis, kadang doketis
Keselamatan Iman + kasih karunia Gnosis
Kebangkitan Fisik, akhir zaman Rohani, sudah sekarang
Gereja Institusi apostolik Komunitas pneumatik
Perempuan Peran terbatas Maria, Norea, Sophia sentral
Rahasia Ajaran publik Ajaran rahasia untuk elite
---
VI. Proses Historis Kanonisasi
```
Abad 1: Tulisan apostolik beredar
│
▼
Abad 2: Marcion membuat kanon pertama (140 M)
│ → Hanya Lukas + 10 surat Paulus
▼
Abad 2: Irenaeus menolak Gnostik (180 M)
│ → Menekankan 4 Injil
▼
Abad 3: Origenes membahas kanon
│
▼
Abad 4: Athanasius menetapkan 27 kitab PB (367 M)
│ → Surat Paskah ke-39
▼
Abad 4: Konsili Hippo (393) & Kartago (397)
│ → Konfirmasi kanon
▼
Abad 4: Nag Hammadi dikubur (~367 M)
│ → Setelah Athanasius menetapkan kanon
▼
1945: Nag Hammadi ditemukan
```
Menarik: Nag Hammadi dikubur pada tahun yang sama (367 M) ketika Athanasius menetapkan kanon 27 kitab. Kemungkinan besar untuk menyembunyikan teks-teks yang kini dianggap sesat.
---
VII. Perbandingan dengan Kanon Lain
Tradisi Jumlah Kitab PB Kitab Unik
Protestan 27 —
Katolik 27 —
Ortodoks Ethiopia 35 Sinodos, Clement, Didascalia
Gnostik Tidak ada Injil Thomas, Filipus, Maria
Marcion 11 Lukas + Paulus (tanpa PL)
Mandaeisme Tidak ada Ginza Rba
---
VIII. Teks Nag Hammadi yang "Mirip Kanon"
Teks Nag Hammadi Klaim Status
Injil Thomas Perkataan Yesus Ditolak
Injil Filipus Perkataan Yesus Ditolak
Injil Maria Dialog Yesus Ditolak
Injil Kebenaran Homili Ditolak
Apokrifon Yohanes Wahyu Yohanes Ditolak
Surat Petrus kepada Filipus Surat rasul Ditolak
Apokalips Paulus Visi Paulus Ditolak
Apokalips Yakobus Wahyu Yakobus Ditolak
Pola: Semua memakai nama rasul untuk mendapatkan wibawa.
---
IX. Mengapa Nag Hammadi Tidak Masuk Kanon?
Alasan teologis:
· Menolak inkarnasi (Yesus tidak benar-benar manusia).
· Menolak kebangkitan fisik.
· Menolak Tuhan pencipta sebagai Tuhan tertinggi.
· Menolak keselamatan universal (hanya pneumatik).
· Menolak hierarki gerejawi.
Alasan historis:
· Tidak apostolik (ditulis abad ke-2–3).
· Tidak diterima luas.
· Tidak dipakai liturgi.
· Dikejar oleh gereja arus utama.
---
X. Ringkasan Visual
```
KANON PB (27 kitab):
Matius, Markus, Lukas, Yohanes
Kisah Para Rasul
Surat Paulus (13)
Surat Umum (7)
Wahyu
NAG HAMMADI (~52 teks):
Injil Thomas, Filipus, Maria
Apokrifon Yohanes
Injil Kebenaran
Tulisan Trimorfik Protennoia
Zostrianos
... dan banyak lagi
```
---
XI. Kutipan Penting
Athanasius (367 M):
"Inilah kitab-kitab yang dikanonkan... tidak ada yang lain. Yang lain adalah apokrif."
Irenaeus (180 M):
"Tidak mungkin Injil lebih dari empat, karena ada empat penjuru bumi."
Injil Thomas (logion 1):
"Barangsiapa menemukan makna perkataan ini, ia tidak akan mengalami kematian."
---
Komentar
Posting Komentar