Dosa Adam : Topeng2 Dosa - Bagian 3
Klik atau Tap untuk lihat BAGIAN-2
Bagian 3: Teknologi sebagai Ilusi Kontrol - Ketika Kecanggihan Menjadi Berhala Modern
3.1 Menara Babel 2.0: Ambisi Manusia yang Tak Berubah
Kitab Kejadian mencatat upaya manusia membangun menara "yang puncaknya sampai ke langit" (Kejadian 11:4) - bukan sekadar proyek arsitektur, melainkan:
- Pemberontakan terhadap mandat ilahi ("membuat nama untuk diri kita sendiri")
- Ilusi kesetaraan dengan Allah (mirip dengan godaan di Eden)
- Penolakan terhadap keterbatasan manusiawi
Di abad 21, menara itu telah berubah bentuk menjadi:
- Rekayasa genetika yang berambisi menciptakan manusia "sempurna"
- Kecerdasan buatan yang ingin menyaingi kesadaran manusia
- Realitas virtual sebagai pelarian dari tanggung jawab nyata
3.2 Tiga Bahaya Teknologi sebagai Topeng Dosa
a. Transhumanisme: Mencapai Keabadian Tanpa Allah
- Gerakan yang ingin mengatasi kematian melalui teknologi
- Kontras dengan 1 Korintus 15:53: "Yang fana harus mengenakan yang tidak fana"
- Contoh: Perusahaan yang membekukan otak dengan klaim "hidup kembali di masa depan"
b. Escapisme Digital: Pelarian dari Realitas
- Media sosial sebagai alat kurasi identitas palsu
- Game online yang menjadi candu pengganti relasi
- Data: 48% milenial lebih nyaman berinteraksi via layar (Pew Research, 2023)
c. Delegasi Moral kepada Algoritma
- AI penentu keputusan etis ("biarkan algoritma yang memutuskan")
- Pengabaian tanggung jawab pribadi (Kejadian 3:12: "Perempuan yang Kauberikan...")
3.3 Respons Teologis terhadap Godaan Teknologis
a. Teknologi sebagai Anugerah yang Terdistorsi
- Mandat budaya (Kejadian 1:28) tidak sama dengan keserakahan akan kekuasaan
- Contoh positif: Teknologi medis yang menyelamatkan nyawa
b. Panggilan untuk Kebijaksanaan
- 1 Tesalonika 5:21: "Ujilah segala sesuatu, peganglah yang baik"
- Prinsip evaluasi:
- Apakah teknologi ini menguasai atau melayani kita? (1 Korintus 6:12)
- Apakah meningkatkan atau mengurangi martabat manusia?
c. Mengakui Keterbatasan dengan Rendah Hati
- Mazmur 127:1: "Jika bukan TUHAN yang membangun rumah..."
- Pengkhotbah 7:29: "Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetapi mereka mencari banyak dalih"
3.4 Jalan Tengah: Menggunakan Teknologi tanpa Menyembahnya
a. Prinsip Pengelolaan yang Bertanggung Jawab
- Kejadian 2:15: "Memelihara dan mengusahakan" - bukan eksploitasi
- Contoh praktis:
- Digital sabbath (istirahat dari gawai)
- Audit etis produk teknologi
b. Teknologi untuk Pemulihan Relasi
- Ibrani 10:24-25: "Saling memperhatikan... jangan menjauhkan diri"
- Pemanfaatan positif:
- Aplikasi Alkitab yang mendalam
- Komunitas virtual untuk pertumbuhan rohani
c. Menantikan Penyempurnaan yang Sejati
- Wahyu 21:5: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
- Teknologi terbaik hanyalah bayaran dari ciptaan baru.
Ketiga topeng ini - prestasi, agama formal, dan teknologi - menunjukkan gejala yang sama: keengganan manusia untuk berhadapan dengan dosanya secara jujur. Bagian terakhir akan menawarkan jalan keluar injili yang radikal...
Klik atau Tap untuk lihat PENUTUP
---
Klik atau Tap disini untuk baca Artikel Lainnya
Tuhan memberkati 🙏
6 Agustus 2025
Mantiri AAM
Komentar
Posting Komentar