Klaim Sesat Kidung Agung 5:16
Klaim Sesat Kidung Agung 5:16
Berikut penjelasan rinci tentang perbandingan akar kata Ḥ-M-D (ح-م-د) dalam bahasa Arab dan Ḥ-M-D (ח-מ-ד) dalam Alkitab Ibrani, serta mengapa keduanya tidak bisa disamakan secara linguistik maupun teologis:
---
1. Perbedaan Dasar Akar Kata
| Aspek | Bahasa Arab (Ḥ-M-D) | Bahasa Ibrani (Ḥ-M-D) |
|--------------------|-------------------------|---------------------------|
| Jumlah Huruf | 3 huruf (tsulatsi) | 3 huruf (triliteral) |
| Makna Primer | "Memuji" (ḥamida) | "Mengingini" (ḥamad) |
| Konotasi | Positif (pujian) | Netral/negatif (nafsu) |
| Contoh Ayat | QS 1:2: "Al-ḥamdu lillāh" | Kel 20:17: "Lo tachmod" (Jangan mengingini) |
---
2. Analisis Linguistik
A. Bahasa Arab (ح-م-د)
- Kata Turunan:
- Ḥamida (حَمِدَ) = "memuji"
- Maḥmūd (مَحْمُود) = "yang terpuji"
- Aḥmad (أَحْمَد) = "yang paling terpuji"
- Fungsi: Khusus untuk pujian spiritual/worldly.
B. Bahasa Ibrani (ח-מ-ד)
- Kata Turunan:
- Ḥamad (חָמַד) = "mengidamkan" (biasa untuk objek terlarang)
- Taḥmūd (תַּחְמוּד) = "nafsu/keinginan"
- Maḥmad (מַחְמָד) = "objek yang diinginkan" (Kid 5:16)
- Fungsi: Lebih ke keinginan fisik (mis. Kel 20:17 larangan "jangan mengingini").
---
3. Mengapa Tidak Bisa Disamakan?
1. Perbedaan Semantik
- Arab: Ḥ-M-D selalu terkait pujian.
- Ibrani: Ḥ-M-D terkait nafsu/keinginan (bisa negatif).
- Contoh:
- Arab: "Al-ḥamd" = pujian kepada Allah.
- Ibrani: "Lo tachmod" = larangan mengingini istri orang.
2. Konteks Teologis
- Islam: "Muhammad" (yang terpuji) adalah nama suci.
- Yahudi/Kristen: "Maḥmad" dalam Kidung Agung 5:16 bukan nama orang, tapi metafora kekasih.
3. Ketidakkonsistenan Fonetik
- Huruf Arab ح (ḥa') dan Ibrani ח (ḥet) mirip, tetapi:
- Arab "ḥamid" (حامد) = "yang memuji".
- Ibrani "ḥomed" (חומד) = "yang mengingini".
---
4. Contoh Kesalahan Penafsiran
- Klaim: "Muhammad sudah dinubuatkan dalam Kidung Agung 5:16 (מַחֲמַדִּים/machamadim)".
- Koreksi:
1. Machamadim adalah bentuk jamak ("segala yang diinginkan"), bukan nama diri.
2. Konteksnya adalah puisi cinta Sulaiman, bukan nubuat.
3. Akar Ḥ-M-D di sini berarti "keinginan", bukan "pujian".
---
5. Tabel Perbandingan Nama
| Nama | Bahasa Arab | Makna | Padanan Ibrani | Makna Ibrani |
|----------------|----------------|-----------------|-------------------|------------------|
| Muhammad | مُحَمَّد | Yang terpuji | - | - |
| Ahmad | أَحْمَد | Yang paling terpuji | - | - |
| Machmad | - | - | מַחְמַד | Objek yang diinginkan |
---
6. Kesimpulan
1. Akar Ḥ-M-D Arab dan Ibrani adalah homograf (tulisannya mirip) tetapi tidak terkait secara makna.
2. Tidak ada hubungan etimologis antara "Muhammad" (Arab) dan "Machmad" (Ibrani).
3. Klaim kesamaan biasanya muncul dari:
- Kesalahan memahami akar kata Semit.
- Upaya apologetik untuk menghubungkan Islam-Yahudi/Kristen.
Penting:
- Nama "Muhammad" murni berasal dari tradisi Arab pra-Islam.
- Makna "yang terpuji" tidak ada dalam penggunaan akar Ḥ-M-D Ibrani.
Berikut daftar nama-nama yang berasal dari akar kata Ḥ-M-D (ح-م-د) dalam bahasa Arab, beserta makna dan contoh penggunaannya di masyarakat Arab pra-Islam dan awal Islam:
---
Daftar Nama dari Akar Ḥ-M-D (ح-م-د)
1. Nama Laki-Laki
| Nama | Bentuk | Makna | Contoh Penggunaan |
|----------------|------------|----------------------------|-----------------------|
| Muhammad | مُحَمَّد | "Yang Terpuji" (bentuk pasif) | Nabi Muhammad ﷺ, Muhammad bin Umayyah (pra-Islam). |
| Ahmad | أَحْمَد | "Yang Paling Terpuji" (superlatif) | Gelar Nabi dalam Qur'an (QS 61:6), nama anak-anak Arab. |
| Hamid | حَامِد | "Yang Memuji" (bentuk aktif) | Hamid bin Abdullah (sahabat Nabi). |
| Mahmud | مَحْمُود | "Yang Dipuji" (sinonim Muhammad) | Mahmud al-Khurasani (tokoh sejarah). |
| Hammād | حَمَّاد | "Yang Sering Memuji" (intensif) | Hammād bin Salamah (ahli hadis). |
2. Nama Perempuan
| Nama | Bentuk | Makna | Contoh Penggunaan |
|----------------|------------|----------------------------|-----------------------|
| Hamida | حَمِيدَة | "Wanita yang Memuji" | Hamida bint Zayd (tabi'in). |
| Mahmuda | مَحْمُودَة | "Wanita yang Dipuji" | Jarang digunakan, tetapi valid secara bahasa. |
| Hamdah | حَمْدَة | "Pujian" (bentuk sederhana)| Hamdah bint Al-Mu'ammil (sahabiyah). |
3. Gabungan dengan Nama Allah
| Nama | Bentuk | Makna |
|--------------------|------------------|-------------------------------|
| Abdul-Hamid | عَبْدُ الحَمِيد | "Hamba Yang Terpuji" (salah satu nama Allah). |
| Abdul-Mahmud | عَبْدُ المَحْمُود | "Hamba Yang Dipuji" (jarang digunakan). |
---
Perbandingan dengan Bahasa Ibrani (Akar Ḥ-M-D, ח-מ-ד)
- Machmad (מַחְמַד) = "Yang terpuji" (Kidung Agung 5:16), bukan nama orang.
- Chemda (חֶמְדָּה) = "Kekasih/keinginan" (jarang dipakai sebagai nama).
Catatan:
- Nama-nama Ibrani ini tidak memengaruhi nama Arab, karena berasal dari tradisi berbeda.
- Orang Arab pra-Islam tidak meminjam nama dari Ibrani/Babilonia untuk akar Ḥ-M-D.
---
Fakta Menarik
1. Nama "Ahmad" disebut dalam Injil versi Arab sebagai terjemahan "Parakletos" (Yohanes 14:16).
2. Nama "Muhammad" sudah dipakai oleh 4 orang di Mekah sebelum kelahiran Nabi ﷺ (Bukti: Kitab Al-Aghani oleh Al-Isfahani).
3. Variasi nama Ḥ-M-D paling banyak digunakan di Arab dibandingkan bahasa Semit lainnya.
Tuhan Memberkati
8 Juli 2025
Mantiri AAM
Komentar
Posting Komentar