Trinitas Penyembahan: Mengapa Alkitab Menolak Mengenal "Apa" Allah; Dari Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat menuju Pengenalan akan "Siapa" dan "Bagaimana" Allah

Trinitas Penyembahan: Mengapa Alkitab Menolak Mengenal "Apa" Allah

Dari Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat menuju Pengenalan akan "Siapa" dan "Bagaimana" Allah

---

Pendahuluan: Dua Pohon di Taman Eden

Di tengah Taman Eden, ada dua pohon yang sangat penting:

1. Pohon Kehidupan (Etz HaChayim).
2. Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat (Etz HaDa'at Tov vaRa).

Allah memerintahkan Adam dan Hawa untuk tidak makan dari Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat — tetapi Ia tidak melarang mereka makan dari Pohon Kehidupan (Kejadian 2:16-17).

Mengapa Allah melarang Pohon Pengetahuan — tetapi tidak melarang Pohon Kehidupan?

Jawabannya adalah kunci untuk memahami seluruh Alkitab:

· Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat adalah tentang "apa" — tentang mengetahui apa itu baik dan apa itu jahat — dan lebih dalam lagi, tentang mengetahui "apa" Allah — karena iblis berkata: "Kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat" (Kejadian 3:5).
· Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — tentang mengenal Allah sebagai Sumber Hidup — dan hidup dalam relasi dengan-Nya.

Alkitab menolak mengenal "apa" Allah — dan karena itu, Ia melarang Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat. Alkitab mendorong kita untuk mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah — dan karena itu, Ia memberikan Pohon Kehidupan.

Artikel ini berargumen bahwa:

1. Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat adalah tentang "apa" — dan Allah melarangnya — karena "apa" adalah wilayah yang melampaui kapasitas manusia.
2. Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — dan Allah memberikannya — karena "siapa" dan "bagaimana" adalah wilayah yang dapat dipahami manusia.
3. Seluruh Alkitab mendorong kita untuk mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah — tetapi menolak mengenal "apa" Allah.
4. Trinitas Penyembahan adalah cara Alkitab menjelaskan "siapa" dan "bagaimana" Allah — bukan "apa" Allah.

---

Bagian I: Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat — Tentang "Apa"

1. Perintah Allah — Kejadian 2:16-17

"Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: 'Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.'" (Kejadian 2:16-17)

Allah melarang Adam dan Hawa makan dari Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat — dan karena itu, Ia menetapkan batas yang jelas: "apa" adalah wilayah yang terlarang.

2. Godaan Iblis — Kejadian 3:4-5

"Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: 'Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.'" (Kejadian 3:4-5)

Iblis menggoda Hawa dengan janji "kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat" — yaitu, "kamu akan mengetahui apa itu baik dan apa itu jahat" — dan lebih dalam lagi, "kamu akan mengetahui apa itu Allah".

Ini adalah godaan untuk mengenal "apa" — dan godaan ini adalah godaan terbesar manusia: untuk menjadi seperti Allah dengan mengetahui "apa" Allah.

3. Akibatnya — Kejadian 3:6-7

"Maka perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Maka terbukalah mata mereka keduanya dan tahulah mereka bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat." (Kejadian 3:6-7)

Ketika Adam dan Hawa makan buah itu, mereka mengetahui "apa" itu baik dan apa itu jahat — tetapi mereka juga mengetahui "apa" itu telanjang — dan mereka mersa takut, malu, dan terasing. Pengetahuan tentang "apa" tidak membawa mereka kepada Allah — melainkan menjauhkan mereka dari-Nya.

4. Apa Artinya "Tahu Tentang yang Baik dan yang Jahat"?

Frasa "tahu tentang yang baik dan yang jahat" dalam bahasa Ibrani adalah יָדַע טוֹב וָרָע (yada tov vara) — "mengetahui yang baik dan yang jahat". Kata "mengetahui" (yada) dalam Alkitab tidak hanya berarti "mengetahui secara intelektual" — tetapi juga "mengalami secara pribadi" dan "menentukan".

Dengan demikian, Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat bukan hanya tentang mengetahui "apa" itu baik dan apa itu jahat — tetapi tentang menentukan sendiri apa itu baik dan apa itu jahat — yaitu mengambil posisi Allah sebagai penentu "apa".

Dan inilah dosa Adam — bukan hanya makan buah terlarang — tetapi mengambil posisi Allah sebagai penentu "apa". Dan karena itu, Alkitab menolak mengenal "apa" Allah — karena "apa" adalah wilayah Allah sendiri.

---

Bagian II: Pohon Kehidupan — Tentang "Siapa" dan "Bagaimana"

1. Pohon Kehidupan — Kejadian 2:9

"Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat." (Kejadian 2:9)

Pohon Kehidupan berada di tengah-tengah taman — dan Allah tidak melarang Adam dan Hawa makan dari-Nya. Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — tentang mengenal Allah sebagai Sumber Hidup — dan hidup dalam relasi dengan-Nya.

2. Pohon Kehidupan dalam Wahyu — Wahyu 2:7; 22:2, 14

"Barangsiapa menang, ia akan Kuperkenankan makan dari pohon kehidupan yang ada di taman Allah." (Wahyu 2:7)

"Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa." (Wahyu 22:2)

Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — tentang mengenal Allah sebagai Sumber Hidup — dan hidup dalam relasi dengan-Nya selama-lamanya.

3. Yesus — Pohon Kehidupan yang Sejati

"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6)

"Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati." (Yohanes 11:25)

Yesus adalah Pohon Kehidupan yang sejati — dan Ia adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — bukan "apa". Ia adalah "siapa" — Anak Allah yang diutus Bapa — dan Ia adalah "bagaimana" — satu-satunya jalan kepada Bapa.

---

Bagian III: Seluruh Alkitab Mendorong "Siapa" dan "Bagaimana" — Tapi Menolak "Apa"

1. Keluaran 3:14 — "Aku adalah Aku"

"Firman Allah kepada Musa: 'AKU ADALAH AKU.' Lagi firman-Nya: 'Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKU ADALAH AKU telah mengutus aku kepadamu.'" (Keluaran 3:14)

Ketika Musa bertanya kepada Allah tentang nama-Nya — yang dalam budaya Ibrani berarti identitas dan karakter — Allah tidak menjawab dengan "apa" Dia — melainkan dengan "siapa" Dia: "Aku adalah Aku" (Ehyeh asher ehyeh).

Allah tidak mendefinisikan diri-Nya dengan kategori "apa" — melainkan dengan "siapa" — dan karena itu, Ia menolak untuk dikenal sebagai "apa".

2. Keluaran 34:6-7 — Siapa dan Bagaimana

"TUHAN, TUHAN, Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia dan kebenaran, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman..." (Keluaran 34:6-7)

Ini adalah pernyataan paling lengkap tentang Allah dalam PL. Allah tidak mendefinisikan "apa" Dia — Ia menyatakan "siapa" Dia:

· Pengasih (rachum) — siapa Dia dalam relasi.
· Penyayang (chanun) — siapa Dia dalam tindakan.
· Panjang sabar (erek appayim) — bagaimana Dia menghadapi manusia.
· Berlimpah kasih setia (rav chesed) — bagaimana Dia setia pada perjanjian.
· Berlimpah kebenaran (rav emet) — bagaimana Dia setia pada janji-Nya.

Semua ini adalah pernyataan tentang "siapa" dan "bagaimana" — bukan tentang "apa".

3. Yesaya 55:8-9 — Jalan-Ku Bukan Jalanmu

"Sebab pikiran-Ku bukan pikiranmu, dan jalanmu bukan jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:8-9)

Allah menyatakan bahwa pikiran-Nya bukan pikiran manusia — dan jalan-Nya bukan jalan manusia. Ini berarti bahwa "apa" Allah melampaui kapasitas manusia — dan karena itu, Alkitab menolak mengenal "apa" Allah.

4. Ulangan 29:29 — Hal-Hal yang Tersembunyi

"Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya..." (Ulangan 29:29)

Alkitab mengakui bahwa ada hal-hal yang tersembunyi — yaitu "apa" Allah — dan ada hal-hal yang dinyatakan — yaitu "siapa" dan "bagaimana" Allah. Dan kita dipanggil untuk mengenal "siapa" dan "bagaimana" — bukan "apa".

5. Yohanes 1:18 — Tidak Ada yang Pernah Melihat Allah

"Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya." (Yohanes 1:18)

Tidak ada yang pernah melihat Allah — dan karena itu, tidak ada yang dapat mengenal "apa" Allah. Tetapi Yesus — Anak Tunggal Allah — telah menyatakan-Nya — dan karena itu, kita dapat mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah.

6. Yohanes 14:6-9 — "Barangsiapa Melihat Aku, Melihat Bapa"

"Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.' Kata Filipus kepada-Nya: 'Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.' Kata Yesus kepadanya: 'Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.'" (Yohanes 14:6-9)

Filipus bertanya tentang "apa" — "tunjukkanlah Bapa itu kepada kami" — dan Yesus menjawab dengan "siapa" — "barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa". Yesus menolak pertanyaan "apa" — dan mengarahkan Filipus kepada "siapa".

---

Bagian IV: Trinitas Penyembahan — Mengenal "Siapa" dan "Bagaimana"

1. Trinitas Penyembahan Tidak Berbicara tentang "Apa"

Trinitas Penyembahan tidak berbicara tentang "apa" — apakah itu substansi ilahi (ousia), apakah itu pribadi (hypostasis), apakah itu kesetaraan hakikat. Trinitas Penyembahan berbicara tentang "siapa" dan "bagaimana":

· Siapa yang harus kita sembah? Bapa.
· Siapa yang menjadi perantara penyembahan kita? Anak.
· Siapa yang memampukan kita menyembah? Roh Kudus.
· Bagaimana kita menyembah? Melalui Anak, dalam Roh Kudus.

2. Trinitas Penyembahan Menjelaskan "Siapa" dan "Bagaimana"

Dengan Trinitas Penyembahan, kita mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah:

· Bapa — Penerima penyembahan — yang mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya.
· Anak — Imam dan Persembahan — yang menebus kita dan menjadi jalan kepada Bapa.
· Roh Kudus — Pemampau penyembahan — yang memampukan kita untuk menyembah Bapa.

3. Trinitas Penyembahan Menolak "Apa"

Trinitas Penyembahan menolak "apa" — karena "apa" adalah wilayah yang melampaui kapasitas manusia — dan karena itu, Alkitab menolak mengenal "apa" Allah.

---

Bagian V: Mengapa Alkitab Menolak Mengenal "Apa" Allah?

1. Karena "Apa" Melampaui Kapasitas Manusia

"Sebab pikiran-Ku bukan pikiranmu, dan jalanmu bukan jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:8-9)

"Apa" Allah melampaui kapasitas manusia — karena Allah bukan ciptaan — dan karena itu, Ia tidak dapat direduksi menjadi kategori ciptaan.

2. Karena "Apa" Adalah Godaan untuk Menjadi seperti Allah

"Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: 'Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.'" (Kejadian 3:4-5)

Godaan untuk mengenal "apa" adalah godaan untuk menjadi seperti Allah — dan karena itu, Alkitab menolak mengenal "apa" Allah.

3. Karena "Apa" Tidak Membawa kepada Relasi

Pengetahuan tentang "apa" tidak membawa kepada relasi — melainkan kepada kontrol. Jika kita mengetahui "apa" Allah — kita dapat mengendalikan-Nya — dan itu adalah godaan terbesar manusia. Tetapi pengetahuan tentang "siapa" dan "bagaimana" membawa kepada relasi — kepada penyembahan — kepada kasih.

4. Karena "Apa" Tidak Dapat Dijelaskan oleh Alkitab

Alkitab tidak pernah menjelaskan "apa" Allah — karena "apa" adalah wilayah yang tidak dapat dijelaskan. Alkitab selalu berbicara tentang "siapa" dan "bagaimana" — karena "siapa" dan "bagaimana" adalah wilayah yang dapat dipahami manusia.

---

Kesimpulan: Mengenal "Siapa" dan "Bagaimana" — Bukan "Apa"

Mari kita rangkum:

1. Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat adalah tentang "apa" — dan Allah melarangnya — karena "apa" adalah wilayah yang melampaui kapasitas manusia.
2. Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — dan Allah memberikannya — karena "siapa" dan "bagaimana" adalah wilayah yang dapat dipahami manusia.
3. Seluruh Alkitab mendorong kita untuk mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah — tetapi menolak mengenal "apa" Allah.
4. Trinitas Penyembahan adalah cara Alkitab menjelaskan "siapa" dan "bagaimana" Allah — bukan "apa" Allah.

Alkitab menolak mengenal "apa" Allah — karena "apa" adalah wilayah yang melampaui kapasitas manusia, dan karena "apa" adalah godaan untuk menjadi seperti Allah. Alkitab mendorong kita untuk mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah — karena "siapa" dan "bagaimana" adalah wilayah yang dapat dipahami manusia, dan karena "siapa" dan "bagaimana" membawa kepada relasi, penyembahan, dan kasih. Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan yang Jahat adalah tentang "apa" — dan Allah melarangnya. Pohon Kehidupan adalah tentang "siapa" dan "bagaimana" — dan Allah memberikannya. Dan Trinitas Penyembahan adalah cara Alkitab menjelaskan "siapa" dan "bagaimana" Allah — Bapa yang menerima, Anak yang menjadi perantara, Roh Kudus yang memampukan. Karena itu, marilah kita mengenal "siapa" dan "bagaimana" Allah — dan menyembah Dia dalam roh dan kebenaran.

Pohon Pengetahuan — tentang "apa" — dan Allah melarangnya.
Pohon Kehidupan — tentang "siapa" dan "bagaimana" — dan Allah memberikannya.
Dan Trinitas Penyembahan — adalah cara Alkitab menjelaskan "siapa" dan "bagaimana" Allah.

---

Soli Deo Gloria.

---
Baca artikel terkait lainnya :

Komentar

Postingan Populer

Daftar Blog Terkait - Utama

Please Share The Link

Dosa Adam : Topeng2 Dosa - Pendahuluan