Alkitab Bicara tentang Penyembahan pada Allah yang Kasih, Allah yang Rela Berkorban; Penyembahan Sejati Bukan Tentang Korban, Tetapi Tentang Pengorbanan — dan Yesus Kristus Telah Melakukan Pengorbanan bagi Bapa, dan Itulah Penyembahan-Nya

Alkitab Bicara tentang Penyembahan pada Allah yang Kasih, Allah yang Rela Berkorban

Penyembahan Sejati Bukan Tentang Korban, Tetapi Tentang Pengorbanan — dan Yesus Kristus Telah Melakukan Pengorbanan bagi Bapa, dan Itulah Penyembahan-Nya

---

Pendahuluan: Dari Korban ke Pengorbanan

Selama berabad-abad, penyembahan dalam Kekristenan telah dipahami terutama dalam kerangka korban — darah, korban bakaran, korban penebus salah. Penyembahan dianggap sebagai tindakan mempersembahkan korban kepada Allah — untuk memuaskan murka-Nya, untuk menutupi dosa, untuk mendapatkan pengampunan.

Tetapi — dan inilah inti artikel ini — Alkitab berbicara tentang penyembahan pada Allah yang adalah Kasih — Allah yang rela berkorban — dan karena itu — penyembahan sejati bukanlah tentang korban — tetapi tentang pengorbanan.

Apa bedanya?

Korban Pengorbanan
Korban adalah tindakan mempersembahkan sesuatu kepada Allah — untuk memenuhi tuntutan Pengorbanan adalah tindakan memberikan diri — karena kasih
Korban berfokus pada apa yang dipersembahkan Pengorbanan berfokus pada siapa yang memberikan
Korban adalah transaksi Pengorbanan adalah relasi
Korban dilakukan karena kewajiban Pengorbanan dilakukan karena kasih
Korban berfokus pada dosa Pengorbanan berfokus pada kasih

Dan — Yesus Kristus — telah melakukan pengorbanan bagi Bapa — dan itulah penyembahan-Nya.

Artikel ini akan membuktikan — dengan referensi Alkitab — dan dengan perumusan yang mengaitkan seluruh konsep — bahwa:

1. Alkitab berbicara tentang penyembahan pada Allah yang adalah Kasih — Allah yang rela berkorban.
2. Penyembahan sejati bukanlah tentang korban — tetapi tentang pengorbanan.
3. Yesus Kristus telah melakukan pengorbanan bagi Bapa — dan itulah penyembahan-Nya.
4. Kasih adalah hakikat yang memiliki interaksi internal dalam Allah — dan karena itu — ketika disebutkan Allah menyembah Allah — bukanlah sesuatu yang harus ditentang.

---

Bagian 1: Alkitab Berbicara tentang Penyembahan pada Allah yang adalah Kasih

1.1. Allah adalah Kasih

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
1 Yohanes 4:8 "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih" Allah adalah kasih — bukan hanya memiliki kasih
1 Yohanes 4:16 "Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia" Allah adalah kasih — dan kasih adalah hakikat-Nya
Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal" Kasih Allah dinyatakan dalam pengorbanan Anak-Nya
1 Yohanes 4:9-10 "Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita" Kasih Allah adalah kasih yang berkorban — bukan kasih yang menuntut korban
Roma 5:8 "Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" Kasih Allah dinyatakan dalam pengorbanan Kristus
Efesus 2:4-5 "Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus" Kasih Allah adalah kasih yang memberi hidup

Kesimpulan: Alkitab menyatakan bahwa Allah adalah kasih — dan kasih itu adalah kasih yang berkorban — bukan kasih yang menuntut korban.

1.2. Penyembahan kepada Allah yang adalah Kasih

Jika Allah adalah kasih — maka penyembahan kepada-Nya bukanlah tentang korban — tetapi tentang kasih — tentang pengorbanan.

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Hosea 6:6 "Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan Aku menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran" Allah menginginkan kasih setia — bukan korban
Mazmur 51:18-19 "Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; jika sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang hancur dan remuk, ya Allah, tidak akan Kaupandang hina" Allah menginginkan hati yang hancur — bukan korban
Yesaya 1:11-17 "Apakah gunanya bagi-Ku korban-korban sembelihanmu yang banyak itu? ... Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, tolonglah orang yang tertindas; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!" Allah menolak korban tanpa keadilan dan kasih
Mikha 6:6-8 "Dengan apakah aku akan pergi menghadap TUHAN... Apakah TUHAN berkenan kepada ribuan domba jantan... Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" Allah menginginkan keadilan, kasih setia, dan kerendahan hati — bukan korban
Amos 5:21-24 "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu... Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir" Allah menolak perayaan tanpa keadilan
Yeremia 7:21-23 "Tambahkanlah korban-korban bakaranmu kepada korban-korban sembelihanmu dan makanlah dagingnya! Sebab tidak pernah Aku berkata kepada nenek moyangmu... tentang korban bakaran atau korban sembelihan; tetapi ini yang Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku" Allah menginginkan ketaatan — bukan korban

Kesimpulan: Alkitab secara konsisten menyatakan bahwa Allah tidak menginginkan korban — tetapi kasih setia, keadilan, kerendahan hati, dan pengenalan akan Allah. Penyembahan sejati bukanlah tentang korban — tetapi tentang kasih yang berkorban.

1.3. Penyembahan Sejati adalah Pengorbanan Kasih

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Roma 12:1 "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati" Ibadah sejati adalah mempersembahkan tubuh — bukan korban hewan
Ibrani 13:15-16 "Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu buah bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah" Korban yang berkenan adalah syukur dan berbuat baik — bukan korban hewan
Filipi 4:18 "Aku telah menerima semuanya itu dan aku berkelimpahan. Aku telah menerima dari Epafroditus apa yang kamu kirimkan, yaitu suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah" Korban yang berkenan adalah pemberian kasih
1 Petrus 2:5 "Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah" Persembahan rohani — bukan korban fisik
Ibrani 13:16 "Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah" Korban yang berkenan adalah berbuat baik dan memberi bantuan

Kesimpulan: Penyembahan sejati adalah pengorbanan kasih — bukan korban hewan — bukan ritual — tetapi pemberian diri — berbuat baik — memberi bantuan — mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup.

---

Bagian 2: Penyembahan Sejati Bukan Tentang Korban, Tetapi Tentang Pengorbanan

2.1. Korban dalam Perjanjian Lama adalah Bayangan

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Ibrani 10:1 "Karena hukum Taurat hanya mempunyai bayangan tentang hal-hal yang baik yang akan datang, tetapi bukan gambaran yang sesungguhnya, maka hukum Taurat tidak akan pernah dapat menyempurnakan mereka yang datang kepada Allah dengan korban-korban yang dipersembahkan terus-menerus tahun demi tahun" Korban PL adalah bayangan — bukan kenyataan
Ibrani 10:4 "Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah kambing jantan menghapuskan dosa" Korban hewan tidak menghapus dosa
Ibrani 9:9 "Ini adalah gambaran untuk zaman sekarang, yang mempersembahkan korban dan persembahan yang tidak dapat menyempurnakan hati nurani orang yang beribadah" Korban PL tidak menyempurnakan hati nurani
Ibrani 10:11 "Setiap imam melayani setiap hari dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang tidak dapat menghapus dosa" Korban PL tidak menghapus dosa

Kesimpulan: Korban dalam Perjanjian Lama adalah bayangan — bukan kenyataan. Korban itu tidak menghapus dosa — dan tidak menyempurnakan hati nurani. Korban itu hanyalah bayangan dari pengorbanan yang sejati — yaitu pengorbanan kasih.

2.2. Pengorbanan Kristus adalah Pengorbanan Kasih

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Yohanes 10:18 "Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali" Kristus memberikan nyawa-Nya dengan sukarela — karena kasih
Yohanes 15:13 "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" Pengorbanan Kristus adalah kasih yang terbesar
Galatia 2:20 "Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku" Kristus menyerahkan diri-Nya — karena kasih
Efesus 5:2 "Dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah" Kristus menyerahkan diri-Nya — sebagai persembahan dan korban — karena kasih
Ibrani 9:14 "Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat" Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri — bukan korban hewan

Kesimpulan: Pengorbanan Kristus adalah pengorbanan kasih — bukan korban yang dipaksakan — bukan korban untuk memuaskan murka — tetapi pengorbanan diri karena kasih.

2.3. Penyembahan Sejati adalah Pengorbanan Kasih

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Roma 12:1 "Mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati" Ibadah sejati adalah pengorbanan diri — bukan korban hewan
Ibrani 13:15 "Marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu buah bibir yang memuliakan nama-Nya" Korban yang berkenan adalah syukur — bukan korban hewan
Filipi 4:18 "Suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah" Korban yang berkenan adalah pemberian kasih
1 Petrus 2:5 "Mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah" Persembahan rohani — bukan korban fisik
Ibrani 13:16 "Janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah" Korban yang berkenan adalah berbuat baik dan memberi bantuan

Kesimpulan: Penyembahan sejati adalah pengorbanan kasih — bukan korban hewan — bukan ritual — tetapi pemberian diri — berbuat baik — memberi bantuan — mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup.

---

Bagian 3: Yesus Kristus Telah Melakukan Pengorbanan bagi Bapa — dan Itulah Penyembahan-Nya

3.1. Yesus Mempersembahkan Diri-Nya kepada Bapa

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Ibrani 9:14 "Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat" Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah — itulah penyembahan-Nya
Efesus 5:2 "Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah" Kristus menyerahkan diri-Nya sebagai persembahan bagi Allah
Ibrani 10:10 "Karena kehendak-Nya, kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus" Persembahan tubuh Yesus Kristus
Ibrani 10:12 "Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah" Kristus mempersembahkan satu korban — diri-Nya sendiri
Filipi 2:8 "Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib" Ketaatan Kristus sampai mati — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 17:4 "Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya" Kristus memuliakan Bapa — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 17:19 "Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka" Kristus menguduskan diri-Nya sendiri — itulah penyembahan-Nya

Kesimpulan: Yesus Kristus telah melakukan pengorbanan bagi Bapa — dan itulah penyembahan-Nya. Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Bapa — bukan korban hewan — tetapi pengorbanan diri karena kasih.

3.2. Pengorbanan Kristus adalah Penyembahan yang Sempurna

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Ibrani 5:7 "Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut" Kristus mempersembahkan doa dan permohonan — itulah penyembahan-Nya
Ibrani 10:7 "Lalu Aku berkata: Ia, Aku datang... untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku" Kristus datang untuk melakukan kehendak Bapa — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 4:34 "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya" Kristus melakukan kehendak Bapa — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 6:38 "Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku" Kristus melakukan kehendak Bapa — itulah penyembahan-Nya
Lukas 22:42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi" Kristus menyerahkan kehendak-Nya kepada Bapa — itulah penyembahan-Nya
Lukas 23:46 "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku" Kristus menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa — itulah penyembahan-Nya

Kesimpulan: Pengorbanan Kristus adalah penyembahan yang sempurna — karena Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Bapa — bukan korban hewan — tetapi pengorbanan diri karena kasih.

3.3. Yesus Menyembah Bapa melalui Pengorbanan-Nya

Jika penyembahan sejati adalah pengorbanan kasih — maka Yesus — yang mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Bapa karena kasih — telah melakukan penyembahan yang sempurna.

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Yohanes 10:17-18 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri" Yesus memberikan nyawa-Nya — karena kasih kepada Bapa
Yohanes 14:31 "Supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku" Yesus mengasihi Bapa — dan melakukan perintah-Nya — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 15:10 "Aku telah menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya" Yesus menuruti perintah Bapa — itulah penyembahan-Nya
Yohanes 17:4 "Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku" Yesus memuliakan Bapa — itulah penyembahan-Nya

Kesimpulan: Yesus menyembah Bapa melalui pengorbanan-Nya — bukan melalui korban hewan — bukan melalui ritual — tetapi melalui pemberian diri-Nya sendiri karena kasih.

---

Bagian 4: Kasih adalah Hakikat yang Memiliki Interaksi Internal dalam Allah

4.1. Kasih adalah Hakikat Allah

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
1 Yohanes 4:8 "Allah adalah kasih" Kasih adalah hakikat Allah
1 Yohanes 4:16 "Allah adalah kasih" Kasih adalah hakikat Allah
Yohanes 3:35 "Bapa mengasihi Anak" Kasih Bapa kepada Anak — interaksi internal
Yohanes 14:31 "Aku mengasihi Bapa" Kasih Anak kepada Bapa — interaksi internal
Yohanes 17:24 "Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan" Kasih Bapa kepada Anak — kekal — sebelum penciptaan
Yohanes 17:26 "Kasih yang Engkau berikan kepada-Ku" Kasih Bapa kepada Anak — interaksi internal
Kolose 1:13 "Anak yang dikasihi-Nya" Anak adalah yang dikasihi Bapa — interaksi internal
Efesus 1:6 "Yang dikasihi-Nya" Anak adalah yang dikasihi Bapa — interaksi internal
2 Petrus 1:17 "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi" Bapa menyatakan kasih-Nya kepada Anak — interaksi internal

Kesimpulan: Kasih adalah hakikat Allah — dan kasih itu memiliki interaksi internal dalam Trinitas — antara Bapa dan Anak — sejak kekekalan.

4.2. Karena Kasih adalah Hakikat yang Berinteraksi Internal, Allah Dapat Menyembah Allah

Jika kasih adalah hakikat yang berinteraksi secara internal dalam Allah — maka Allah dapat menyembah Allah — bukan karena Ia inferior — tetapi karena kerendahan hati dan pengorbanan adalah ekspresi dari kasih itu sendiri.

Ayat Teks Apa yang Dinyatakan
Filipi 2:6-8 "Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba" Kristus — yang setara dengan Allah — merendahkan diri-Nya sendiri — karena kasih
Yohanes 10:17-18 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku... Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri" Kristus memberikan nyawa-Nya sendiri — karena kasih kepada Bapa
Yohanes 14:31 "Supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa... Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku" Kristus melakukan perintah Bapa — karena kasih kepada Bapa
Yohanes 17:4 "Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi" Kristus memuliakan Bapa — karena kasih kepada Bapa

Kesimpulan: Allah dapat menyembah Allah — bukan karena Ia inferior — tetapi karena kasih adalah hakikat-Nya — dan kasih itu berinteraksi secara internal dalam Trinitas — antara Bapa, Anak, dan Roh Kudus — sejak kekekalan.

Yesus — yang setara dengan Bapa — merendahkan diri-Nya sendiri dan memberikan nyawa-Nya sendiri kepada Bapa karena kasih. Itulah penyembahan-Nya — bukan karena Ia inferior — tetapi karena kasih adalah hakikat-Nya.

---

Bagian 5: Perumusan yang Mengaitkan Seluruh Konsep

5.1. Alkitab Berbicara tentang Penyembahan pada Allah yang adalah Kasih

Konsep Ayat Makna
Allah adalah Kasih 1 Yohanes 4:8, 16 Kasih adalah hakikat Allah
Kasih Allah adalah kasih yang berkorban Yohanes 3:16; Roma 5:8; 1 Yohanes 4:9-10 Allah memberikan Anak-Nya — karena kasih
Allah tidak menginginkan korban Hosea 6:6; Mazmur 51:18-19; Yesaya 1:11-17; Mikha 6:6-8 Allah menginginkan kasih setia, keadilan, kerendahan hati
Penyembahan sejati adalah pengorbanan kasih Roma 12:1; Ibrani 13:15-16; Filipi 4:18; 1 Petrus 2:5 Persembahan tubuh, syukur, berbuat baik, memberi bantuan
Korban PL adalah bayangan Ibrani 10:1, 4, 9, 11 Korban PL tidak menghapus dosa — hanya bayangan
Pengorbanan Kristus adalah pengorbanan kasih Yohanes 10:18; 15:13; Galatia 2:20; Efesus 5:2; Ibrani 9:14 Kristus menyerahkan diri-Nya sendiri — karena kasih
Yesus mempersembahkan diri-Nya kepada Bapa Ibrani 9:14; Efesus 5:2; Ibrani 10:10, 12; Filipi 2:8; Yohanes 17:4, 19 Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Bapa — itulah penyembahan-Nya
Pengorbanan Kristus adalah penyembahan yang sempurna Ibrani 5:7; 10:7; Yohanes 4:34; 6:38; Lukas 22:42; 23:46 Kristus mempersembahkan doa, melakukan kehendak Bapa, menyerahkan nyawa-Nya
Kasih adalah hakikat yang berinteraksi internal Yohanes 3:35; 14:31; 17:24, 26; Kolose 1:13; Efesus 1:6; 2 Petrus 1:17 Bapa mengasihi Anak — Anak mengasihi Bapa — sejak kekekalan
Allah dapat menyembah Allah Filipi 2:6-8; Yohanes 10:17-18; 14:31; 17:4 Kristus — yang setara dengan Allah — merendahkan diri-Nya sendiri — karena kasih

5.2. Perumusan Akhir

Alkitab berbicara tentang penyembahan pada Allah yang adalah Kasih — Allah yang rela berkorban.

Penyembahan sejati bukanlah tentang korban — tetapi tentang pengorbanan.

Korban adalah transaksi — pengorbanan adalah relasi.
Korban adalah kewajiban — pengorbanan adalah kasih.
Korban berfokus pada apa yang dipersembahkan — pengorbanan berfokus pada siapa yang memberikan.

Yesus Kristus telah melakukan pengorbanan bagi Bapa — dan itulah penyembahan-Nya.

Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Bapa — bukan korban hewan — bukan ritual — tetapi pengorbanan diri karena kasih.

Dan karena kasih adalah hakikat yang memiliki interaksi internal dalam Allah — maka ketika disebutkan Allah menyembah Allah — bukanlah sesuatu yang harus ditentang — bagi yang menerima konsep Trinitas pada umumnya — dan Trinitas Penyembahan khususnya.

Karena Allah yang adalah Kasih dapat menyembah Allah yang adalah Kasih — bukan karena Ia inferior — tetapi karena kasih itu sendiri adalah pengorbanan — dan pengorbanan itu adalah penyembahan.

"Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (Yohanes 4:24)

Soli Deo Gloria.

---

Daftar Referensi Alkitab

Perjanjian Lama

Ayat Tema
Hosea 6:6 "Aku menyukai kasih setia, bukan korban"
Mazmur 51:18-19 "Korban kepada Allah ialah jiwa yang hancur"
Yesaya 1:11-17 Allah menolak korban tanpa keadilan
Mikha 6:6-8 Allah menginginkan keadilan, kasih setia, kerendahan hati
Amos 5:21-24 Allah menolak perayaan tanpa keadilan
Yeremia 7:21-23 Allah menginginkan ketaatan — bukan korban

Perjanjian Baru

Ayat Tema
1 Yohanes 4:8, 16 "Allah adalah kasih"
Yohanes 3:16 "Begitu besar kasih Allah"
1 Yohanes 4:9-10 Kasih Allah dinyatakan dalam pengorbanan Anak-Nya
Roma 5:8 "Allah menunjukkan kasih-Nya... Kristus telah mati untuk kita"
Efesus 2:4-5 "Allah yang kaya dengan rahmat"
Roma 12:1 "Ibadahmu yang sejati" — persembahan tubuh
Ibrani 13:15-16 Korban syukur dan berbuat baik
Filipi 4:18 Korban yang berkenan — pemberian kasih
1 Petrus 2:5 Persembahan rohani
Ibrani 10:1, 4, 9, 11 Korban PL adalah bayangan
Ibrani 9:14 Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri
Efesus 5:2 Kristus menyerahkan diri-Nya sebagai persembahan
Ibrani 10:10, 12 Persembahan tubuh Yesus Kristus
Filipi 2:8 Ketaatan Kristus sampai mati
Yohanes 17:4 Kristus memuliakan Bapa
Yohanes 17:19 Kristus menguduskan diri-Nya
Ibrani 5:7 Kristus mempersembahkan doa dan permohonan
Ibrani 10:7 Kristus datang untuk melakukan kehendak Bapa
Yohanes 4:34 Kristus melakukan kehendak Bapa
Yohanes 6:38 Kristus turun untuk melakukan kehendak Bapa
Lukas 22:42 Kristus menyerahkan kehendak-Nya kepada Bapa
Lukas 23:46 Kristus menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa
Yohanes 10:17-18 Kristus memberikan nyawa-Nya sendiri
Yohanes 14:31 Kristus mengasihi Bapa dan melakukan perintah-Nya
Yohanes 15:10 Kristus menuruti perintah Bapa
Yohanes 3:35 Bapa mengasihi Anak
Yohanes 17:24 Bapa mengasihi Anak sebelum dunia dijadikan
Yohanes 17:26 Kasih Bapa kepada Anak
Kolose 1:13 Anak yang dikasihi-Nya
Efesus 1:6 Yang dikasihi-Nya
2 Petrus 1:17 "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi"
Filipi 2:6-8 Kristus merendahkan diri-Nya sendiri
Galatia 2:20 Kristus menyerahkan diri-Nya untuk aku
Yohanes 15:13 Kasih yang terbesar — memberikan nyawa

---

Daftar Pustaka

· Alkitab, Terjemahan Baru (LAI, 2000).
· Barth, Karl. Church Dogmatics I/1, II/1, III/1, IV/1.
· Calvin, John. Institutes of the Christian Religion.
· Ladd, George Eldon. A Theology of the New Testament. Eerdmans, 1993.
· Moltmann, JΓΌrgen. The Trinity and the Kingdom. Harper & Row, 1981.
· Wright, N.T. Simply Christian: Why Christianity Makes Sense. HarperOne, 2006.

---

Alkitab berbicara tentang penyembahan pada Allah yang adalah Kasih — Allah yang rela berkorban. Penyembahan sejati bukanlah tentang korban — tetapi tentang pengorbanan. Yesus Kristus telah melakukan pengorbanan bagi Bapa — dan itulah penyembahan-Nya. Dan karena kasih adalah hakikat yang memiliki interaksi internal dalam Allah — maka ketika disebutkan Allah menyembah Allah — bukanlah sesuatu yang harus ditentang — bagi yang menerima konsep Trinitas pada umumnya — dan Trinitas Penyembahan khususnya.

Komentar

Postingan Populer

Daftar Blog Terkait - Utama

Please Share The Link

Dosa Adam : Topeng2 Dosa - Pendahuluan